{"id":1513,"date":"2023-09-25T22:15:57","date_gmt":"2023-09-25T22:15:57","guid":{"rendered":"http:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/?p=1513"},"modified":"2023-09-26T00:23:23","modified_gmt":"2023-09-26T00:23:23","slug":"penindakan-pelanggaran-tata-tertib-di-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/?p=1513","title":{"rendered":"PENINDAKAN PELANGGARAN TATA TERTIB DI SEKOLAH"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Oleh. Ardi Mahesa Arifin \/ Siswa Kelas XII TPTU<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.40.08-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1514\" srcset=\"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.40.08-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.40.08-300x169.jpeg 300w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.40.08-768x432.jpeg 768w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.40.08.jpeg 1599w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Pembinaan Siswa Terlambat Masuk Sekolah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>                                                                                                                                      Tata tertib di sekolah adalah sebuah fondasi yang tak ternilai dalam proses pendidikan. Seperti fondasi yang menjaga sebuah bangunan tetap tegak, tata tertib sekolah membentuk dasar yang kuat bagi pengembangan siswa secara holistik. Dalam dunia yang terus berubah dengan cepat, kepatuhan terhadap aturan dan etika di sekolah bukanlah perkara sepele.<\/p>\n\n\n\n<p>Tata tertib di sekolah adalah sebuah fondasi yang tak ternilai dalam proses pendidikan. Seperti fondasi yang menjaga sebuah bangunan tetap tegak, tata tertib sekolah membentuk dasar yang kuat bagi pengembangan siswa secara holistik. Dalam dunia yang terus berubah dengan cepat, kepatuhan terhadap aturan dan etika di sekolah bukanlah perkara sepele.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.51.12-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1516\" srcset=\"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.51.12-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.51.12-300x169.jpeg 300w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.51.12-768x432.jpeg 768w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.51.12.jpeg 1599w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Pembinaan berkelanjutan oleh semua pihak wajib dilaksanakan<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tata tertib sekolah menciptakan lingkungan yang\nkondusif untuk belajar. Ketika siswa\ntahu apa yang diharapkan dari mereka dan bahwa pelanggaran akan memiliki\nkonsekuensi, mereka cenderung lebih fokus pada pembelajaran. Ini memberikan\nguru dan siswa lingkungan yang lebih damai dan produktif, di mana pengetahuan\ndan nilai-nilai dapat dengan efektif disampaikan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"720\" height=\"405\" src=\"https:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-25-at-23.39.43.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1515\" srcset=\"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-25-at-23.39.43.png 720w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-25-at-23.39.43-300x169.png 300w\" sizes=\"(max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><figcaption>Pembinaan Siswa yang melanggar wajib dilakukan semua guru<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tata tertib di sekolah memberikan perlindungan\nbagi semua individu di lingkungan pendidikan. Ini menciptakan lingkungan yang\naman secara fisik dan emosional, di mana siswa merasa nyaman dalam berekspresi,\nberpendapat, dan menjelajahi minat mereka. Dalam sebuah sekolah yang tertib,\nkonflik dan perilaku merusak dapat diminimalkan, menciptakan tempat yang aman\nuntuk tumbuh dan belajar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan menerapkan tata tertib dengan konsisten,\nsekolah dapat memainkan peran penting dalam membantu siswa menjadi individu\nyang bertanggung jawab dan sukses dalam kehidupan mereka.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.47.09-1024x576.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1517\" srcset=\"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.47.09-1024x576.jpeg 1024w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.47.09-300x169.jpeg 300w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.47.09-768x432.jpeg 768w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.47.09.jpeg 1599w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Pemeriksaaan Secara berkala untuk siswa putri<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Di dalam prakteknya kita seringkali menemukan\nmasalah-masalah yang muncul dari aturan atau tata tertib yang ada antara lain:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Ketidakpatuhan terhadap aturan berpakaian.<\/p>\n\n\n\n<p>Siswa sering melanggar peraturan berpakaian yang\ntelah ditetapkan oleh pihak sekolah. Di antara kasus yang kerap ditemui adalah\npenggunaan seragam sekolah yang tidak sesuai baik dari sisi penggunaan atupun\nketepatan waktu penggunaan. Hal ini mengakibatkan masalah di lingkungan belajar\ndan fokus belajar menjadi terganggu.<\/p>\n\n\n\n<p>2.\nPerilaku Bullying<\/p>\n\n\n\n<p>Kasus perundungan sesama siswa seringkali\nterjadi. Banyak hal yang dapat terjadi diantaranya ialah rusaknya mentalitas\nsiswa yang menjadi korban, ketakutan yang terus membayangi korban hingga\nmenjadi trauma yang mendalam, dan masih banyak lagi. Jika dibiarkan masalah ini\ndapat menciptakan suasana yang tidak aman dan tidak nyaman bagi korban maupun\nsiswa yang lain.<\/p>\n\n\n\n<p>3.\nPerilaku ketidaktaatan<\/p>\n\n\n\n<p>Siswa mungkin juga tidak mematuhi perintah guru\natau mengabaikan peraturan yang ada di sekolah, seperti penggunaan aksesoris\nyang dilarang atau bolos saat jam pelajaran. Hal ini memicu pelanggaran serta\nmasalah lain yang dapat mengakibatkan rusaknya peraturan atau tata tertib yang\nada.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika menghadapi banyak masalah yang muncul akibat pelanggaran tata tertib sekolah, penting untuk mengetahui metode pendekatan serta strategi yang diterapkan untuk menindak siswa yang melanggar.<br><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/STOP-1-1024x576.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1533\" srcset=\"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/STOP-1-1024x576.png 1024w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/STOP-1-300x169.png 300w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/STOP-1-768x432.png 768w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/STOP-1.png 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pelanggaran yang dibiarkan terjadi dapat berakibat menurunnya nilai kedisiplinan di sekolah dan seakan-akan sekolah tidak berdaya untuk menghadapi siswa-siswi yang melanggar aturan tata tertib sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita perlu ingat bahwa sekolah itu sendiri\nberfungsi untuk mendidik bukan mengekang siswa, tetapi fungsi ini seringkali\ntidak dipahami oleh siswa itu sendiri dengan anggapan bahwa dengan aturan serta\ntata tertib yang ada mengekang mereka untuk berbuat sesuatu. Dengan kata lain\nsiswa merasa terkekang atas peraturan yang ada. Tentu tata tertib serta peraturan yang dibuat ialah berfungsi\nsemata-mata untuk mendidik siswa menjadi insan yang disiplin serta mampu\nmengendalikan diri. Sejatinya mematuhi peraturan dan tata tertib yang ada tidak\nakan merugikan bagi siswa itu sendiri melainkan siswa akan memperoleh banyak\nkeuntungan yang tanpa mereka sadari akan berguna saat mereka berada di\nkehidupan bermasyarakat atau pada saat mereka berada di dalam industri kerja.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu penindakan yang dilakukan juga\nbersifat fleksibel. Fleksibel karena untuk menindak satu siswa dengan siswa\nyang lain yang melakukan pelanggaran juga akan berbeda dan memerlukan banyak\npertimbangan. Pertimbangan yang dimaksud adalah seperti kondisi psikologis\nsiswa serta latar belakang siswa itu sendiri. Tak\njarang juga kita mendapati penindakan yang dilakukan malah memberi dampak\npsikologi yang mendalam bagi siswa yang ditindak, itu karena terdapat banyak\nperbedaan untuk menghadapi siswa yang memiliki kondisi mental cenderung lemah\nketimbang yang memiliki mental yang kuat. Latar belakang serta lingkungan siswa\nitu sendiri juga menjadi pertimbangan untuk penindakan pelanggaran tata tertib.\nBanyak siswa yang melanggar peraturan tata tertib hanya untuk ikut-ikutan saja\ntanpa motif yang jelas, adapun banyak motif yang dapat menjadi dasar siswa\nuntuk melakukan tindak pelanggaran,\nseperti hanya untuk terlihat keren, atau hanya ingin mendapat sensasi saat\nmelanggar peraturan yang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Penindakan terhadap siswa yang melanggar tata\ntertib akan lebih efektif apabila didasarkan oleh kemauan dan kesadaran siswa\nyang melanggar. Seringkali siswa yang\nsudah ditindak berulang kali tetap melakukan pelanggaran yang sama pula. ini\ndikarenakan tidak adanya faktor internal yang mendukung siswa untuk melakukan\nperubahan menjadi lebih baik. Faktor internal yang dimaksud tidak lain dan\ntidak bukan adalah diri sendiri yang menjadi pengaruh kuat untuk menjadikan\nsiswa tidak melakukan pelanggaran terhadap tata tertib yang ada. Tentu edukasi dan konsistensi sekolah\nuntuk menindak siswa yang melanggar tata tertib juga menjadi faktor eksternal\npenting untuk membawa perubahan pada diri siswa.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh kasus pelanggaran yang seringkali\nterjadi: ialah ketika siswa telat atau tidak mengikuti sholat ashar berjamaah.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam kasus ini sekolah perlu mengetahui bagaimana\nmetode serta strategi yang diperlukan untuk mengatasi kasus semacam ini. Antara\nlain pihak sekolah dapat memberikan edukasi tentang pengaruh ketepatan waktu\nsholat untuk memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT. Sekolah juga perlu meningkatkan keamanan di lingkup area\nsekolah yang nantinya juga berdampak pada siswa yang akan melakukan pelanggaran\ntersebut. Pendekatan<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/www.smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.48.04-1024x768.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1518\" srcset=\"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.48.04-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.48.04-300x225.jpeg 300w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.48.04-768x576.jpeg 768w, https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/WhatsApp-Image-2023-09-26-at-04.48.04.jpeg 1040w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption>Sholat Ashar untuk Siswi SMKN Klakah<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>seperti ini juga dirasa efektif untuk kasus di\natas, karena pihak sekolah dengan aktif memutus sarana siswa untuk tidak\nmengikuti sholat ashar berjamaah.<br><\/p>\n\n\n\n<p>Pihak sekolah juga mengerahkan tenaga pendidik\nuntuk menindak langsung secara verbal siswa yang tidak segera menuju ke masjid\nuntuk sholat ashar berjamaah. Dari sikap sekolah tersebut dapat menurunkan\npelanggaran tata tertib pada kasus yang sama.<\/p>\n\n\n\n<p>Penegakan aturan di sekolah menciptakan\nlingkungan belajar yang lebih produktif. Dengan adanya aturan yang jelas dan\nditegakkan secara konsisten, siswa dapat lebih mudah berkonsentrasi pada\npelajaran. Siswa juga mengetahui konsekuensi yang jelas dari melanggar aturan\nyang ada.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika siswa belajar untuk mematuhi aturan,\nmereka juga belajar tentang tanggung jawab, kedisiplinan, dan etika. Mereka\nmemahami pentingnya tindakan mereka dan bagaimana tindakan tersebut dapat\nmempengaruhi diri mereka sendiri serta orang lain di sekitar mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Pihak sekolah berharap apa yang sudah mereka\nlakukan akan efektif untuk mengurangi angka pelanggaran tata tertib.Sekolah\njuga mengharapkan jika para siswa tetap melanggar aturan atau tata tertib di\nsekolah setidaknya apa yang sudah dibekalkan untuk siswa menjadi pegangan dan\npengingat saat mereka berada di kehidupan bermasyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh. Ardi Mahesa Arifin \/ Siswa Kelas XII TPTU Tata tertib di sekolah adalah sebuah fondasi yang tak ternilai dalam<\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":1533,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout"},"categories":[32,30,36],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1513"}],"collection":[{"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1513"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1513\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1536,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1513\/revisions\/1536"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1533"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1513"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1513"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smkn-klakah.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1513"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}